Masjid Attaqwa, Masih Terhambat Dana
June 30, 2008

MASJID Agung Attaqwa boleh disebut masjid termegah dan terbesar di Balikpapan. Itu bisa tercapai bila bangunan yang sekarang dibuat berdiri dengan sempurna berlantai tiga. Namun untuk menyelesaikan tempat ibadah tersebut agar terlihat megah, pengurus harus menghimpun dana yang cukup besar, yaitu Rp 65 miliar.
Anggaran ini untuk pembangunan tiga lantai, empat menara sudut yang tingginya mencapai 40 meter, dan sebuah menara utama setinggi 70 meter yang dilengkapi dengan sarana lift.
Sementara ini dana yang baru diperoleh pengurus hanya cukup untuk membangun satu lantai, yakni Rp 16 miliar. Proyek yang rencananya selesai akhir 2008 ini bisa jadi terhambat bila dana yang dimiliki panitia masjid sangat minim. Belum lagi perhitungan kenaikan komponen bahan bangunan seiring meroketnya harga BBM.
Kini, pengurus Masjid Agung Attaqwa yang jadi kebanggaan warga Kota Balikpapan itu hanya bisa mengharapkan sumber dana dari Pemprov dan Pemkot, selebihnya dari sumbangan masyarakat.
Masjid yang berada di pusat kota Jl Jenderal Sudirman ini pernah dikunjungi oleh tokoh-tokoh penting dan terkenal. Seperti BJ Habibie, Menteri Penerangan Harmoko, Menteri Agama Tarmizi Taher, serta sejumlah dai populer semisal Zainuddin MZ, Arifin Ilham, Aa Gym, (Alm) H Gito Rollies, Harry Mukti, serta Ustazah Neno Warisman dan Lutfia Sungkar.
Sejumlah kegiatan pemerintah kota yang bernuansa keagamaan juga acap dilaksanakan di Masjid Attaqwa. Pemimpin kota, baik Wali Kota Balikpapan maupun Wawali sering salat Id di masjid yang dibangun pada 1922 ini.