Pasar Induk Mulai Dibangun

June 27, 2008

PT Daya Simpati Group (DSG) selaku investor pembangunan pasar induk Balikpapan yang terletak di RT 61 Kelurahan Batu Ampar Balikpapan Utara atau tepatnya dibelakang rumah pemotongan hewan (RPH) Jalan Soekarno-Hatta Km 5,5 saat ini sedang dilakukan penataan lahan.

Dari pantauan Metro, di lokasi pembangunan pasar induk tersebut telah terpasang plang bertuliskan segera dibangun Pasar Induk Balikpapan oleh investor PT DSG, dengan nomor izin mendirikan bangunan (IMB) 000586/BPID/IMB/BU/BA. Selain itu, terdapat juga satu unit traktor bersama beberapa pekerja yang mulai melakukan penataan lahan.

“Penataan lahan ini sudah mulai dilakukan seminggu lalu,” kata Kasubag Inventarisasi bagian perlengakapan pemkot Balikpapan, Agus Khairul Ilmi kepada Metro di balaikota, Selasa (1/7) kemarin.

Menurut Agus, peletakan batu pertama pembangunan pasar induk ini akan dilakukan setelah penataan lahan selesai dikerjakan dan selanjutnya diikuti dengan pembangunan berbagai sarana dan prasarana pasar. “Dalam sebulan ini kalau penataan lahan bisa selesai kemungkinan akan dilakukan peletakan batu pertama karena sudah ada IMB-nya,” ujar dia.

Ia mengaku, pembangunan pasar induk ini menelan anggaran sekitar Rp 100 miliar, yang dibiayai secara penuh oleh investor pada lahan seluas 5,8 hektare, dengan lama pekerjaan sekitar 2 tahun. “Biaya pasar induk ini murni dari investor, sedangkan lahannya dari pemerintah kota dengan bentuk kerjasama BOT atau saat ini disebut bangun guna usaha,” bebernya.

Rencananya, kata dia, pasar induk ini dibangun dua gedung utama masing-masing untuk pasar grosir basah dan pasar grosir kering yang dilengkapi dengan pengolahan limbah. “Masing-masing grosir terdapat 100 kios jadi total kios pasar induk untuk dua grosir sebanyak 200 kios,” terangnyas.

Sedangkan fungsi utama pembangunan pasar induk ini adalah untuk mengatasi kemacetan lalulintas di Pasar Pandansari, akibat penumpukan truk sayuran dari luar daerah, serta untuk mensortir sampah basah yang berasal dari sayuran yang diangkut oleh truk, untuk dipasarkan pada beberapa pasar tradisional di Balikpapan. “Harapan kami jika pasar induk ini telah terbangun akan mengurangi sampah sayuran ataupun buah-buahan sehingga siap untuk dijual,” pungkasnya.(bm-4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: