Terminal Peti Kemas Kariangau

July 3, 2008

Setelah ditunggu cukup lama, akhirnya pemerintah provinsi (pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi memulai pembangunan pelabuhan terminal peti kemas (TPK) Kariangau. Pembangunan ini ditandai penandatanganan kerja sama antara Pemprov Kaltim oleh Gubernur Kaltim Drs Yurnalis Ngayoh MM dengan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Makassar Jarwo Suryanto.

Penandatanganan diadakan di ruang rapat I Pemkot Balikpapan dan dihadiri wali kota Balikpapan H Imdaad Hamid SE, Ketua DPRD Kota Balikpapan H Andi Burhanuddin Solong, para manager di lingkungan PT Pelindo IV dan para pejabat Pemkot Balikpapan.

Menurut Ngayoh, pembangunan TPK ini sangat penting meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kaltim, sebab dengan adanya pelabuhan TPK diharapkan sektor ekonomi tidak hanya berpusat di pulau Jawa dan Sumatera saja, tetapi perputaran ekonomi bisa berpindah ke Kaltim dan daerah sekitarnya. “Kalau pelabuhan ini sudah selesai dibangun, tentu berdampak positif untuk pembangunan Kaltim,” kata Ngayoh kepada para hadirin.

Bahkan pembangunan pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai tempat bongkar muat barang saja, tetapi nantinya di sekitar pelabuhan dibangun kawasan industri terpadu Kariangau yang bisa mendatangkan devisa bagi Kota Balikpapan.

Pelabuhan ini dibangun di atas lahan seluas 57,5 hektare yang disediakan Pemprov Kaltim. Ngayoh menyampaikan bahwa pembangunan TPK ini memerlukan investasi sekitar Rp 500 M yang bersumber dari APBN sebesar Rp 99 M untuk pekerjaan reklamasi, sheet pile dan 2 unit trestle. Lalu dari APBD Provinsi Kaltim sebesar Rp 70 M untuk pembangunan fasilitas sisi darat. Selebihnya dari dana PT Pelindo IV sebesar Rp 331 M untuk pembangunan fasilitas dermaga, pengerukan awal dan pengadaan suprastruktur.

Pembangunan TPK tersebut lanjut Ngayoh ditarget selama 2 tahun pengerjaan sejak ditandatanganinya kerja sama ini.

Direktur Utama PT Pelindo IV Makassar Jarwo Suryanto mengaku, pemilihan lokasi Kariangau sudah tepat, sebab kedalaman lautnya sudah mencukupi untuk sebuah pelabuhan peti kemas. Apalagi lokasi ini jarang terjadi pendangkalan oleh lumpur muara sehingga tidak perlu melakukan penggalian lebih dalam lagi. Imdaad pun menyambut baik pembangunan TPK tersebut. Saat ditemui Post Metro Imdaad pun yakin bahwa multiflier efect atas pembangunan TPK ini terhadap Kota Balikpapan sangat besar. Terutama bakal bertumbuhnya pusat perekonomian di kota Balikpapan. “Kami yakin roda perekonomian di Balikpapan semakin maju dengan adanya pelabuhan tersebut,” ujar Imdaad.

Setelah dibangunnya TPK ini, menurut Imdaad untuk pelabuhan Semayang akan dikhususkan menjadi pelabuhan penumpang yang nantinya pelabuhan tersebut ditata sebaik mungkin supaya bisa berfungsi sebagai objek pariwisata Kota Balikpapan.

Sedangkan untuk kawasan Kariangau ungkap Imdaad saat ini sudah banyak investor yang siap berinvestasi membangun kawasan tersebut menjadi kawasan industri. Sebab posisinya sangat strategis dan investor tidak perlu mengeluarkan dana pengangkutan barang lebih besar lagi. Begitu kontainer sampai di pelabuhan, sudah bisa diambil karena jaraknya dekat dengan kawasan industri Kariangau.(are)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: