Pandansari, One Stop Shopping Pasar Tradisional

July 22, 2008

Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Hj Suharti meminta Pemkot Balikpapan segera membentuk badang pengelola pasar Pandansari.Sebab, bagunan pasar sebentar lagi selesai dibangun, sehingga sangat riskan begitu dioperasikan belum ada kepastian siapa yang akan mengelola pasar tradisional yang terbesar di Balikpapan ini. “Pengelolanya harus ada dulu, baru pasar itu dioperasikan,”kata Suharti saat ditemui Metro di kantornya, kemarin.

Menurut dia, pasar sebesar itu tidak bisa dikelola secara asal-asalan. Sebab, kondisi bangunannya yang begitu besar, tentu akan menampung ribuan pedagang. Karena itu, diperlukan manajemen yang khusus untuk menertibkan para pedagang. “Jangan sampai pembangunan pasar jadi sia-sia, hanya karena kesalahan manajemen pasar. Makin bagus manajemen sebuah pasar, maka makain rapi dan tertib pasar itu,” ujarnya.

Sementara itu Asisten II Pemkot Balikpapan, Poerba Wijaya menegaskan, pengelola Pasar Pandansari adalah orang yang berani mewujudkan mimpi Pasar Pandansari sebagai pasar yang tertib, aman, bersih, rapih dan lancar. Selain itu, juga mampu menyenangkan para konsumen yang datang ke pasar itu.

Karena itu ia sependapat, kalau pasar tersebut tidak bisa dikelola sembarangan. Sebab, dengan banyaknya pedagang yang beraktivitas di pasar ini, maka pengelolaannya pun harus dilakukan secara khusus. Sebab, kalau tidak demikian akan merusak kondisi pasar itu sendiri.

Sebab pasar tradisional harus bisa bersaing dengan pasar modern yang mulai masuk di Balikpapan, dimana harga yang ditawarkan pasar modern, selain murah juga selalu ada diskon yang ditawarkan untuk memikat masyarkat.

Maka salah satu konsep yang akan dibuat di Pasar Pandansari lanjut mantan Kabag Keuangan Pemkot ini, adalah menjadikan Pasar Pandansari sebagai one stop shopping. „Artinya, di pasar ini disediakan segala keperluan masyarakat, termasuk tempat penitipan anak lengkap, dengan pengasuh yang siap menjaga anak, termasuk ibadah dan lainnya,“ ujar dia.

Guna mewujudkan ini, lanjut dia, diperlukan pihak yang benar-benar siap untuk mengelola Pasar Pandansari menjadi pasar yang terdepan di Balikpapan. “Kalau Pemkot Balikpapan untuk sementara belum memiliki petugas yang cukup untuk mengelola Pasar Pandansari,” paparnya.

Pengelolaan pasar, meliputi masalah pengaturan para pedagang, perparkiran, reklame, WC dan lainnya. Sehingga dengan banyaknya tanggungjawab yang diemban, pengelola pasar Pandansari harus siap 24 jam untuk memberikan servis terbaik untuk kelangsungan pasar.(are)

One Response to “Pandansari, One Stop Shopping Pasar Tradisional”

  1. Yunus Anis Says:

    Kami menyediakan Aneka jenis cabe dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, khususnya Cabe Rawit Merah Cakra Khas Kalimantan. Hub. : 085225461691 ( Yunus Anis )


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: